Tulis & Tekan Enter
Logo

SEJARAH TERBENTUKNYA BBKP MAKASSAR

Tahun 1980

Keputusan Menteri Pertanian No. 453 dan No. 861 tahun 1980

Pusat Karantina Pertanian terdiri dari 5 Balai (eselon III), 14 Stasiun (eselon IV), 38 Pos (eselon V) dan 105 Wilayah Kerja (non structural) yang tersebar diseluruh Indonesia.

Pada Tahun 1985

Direktorat Jenderal Peternakan menyerahkan pembinaan unit karantina hewan.

Badan Litbang menyerahkan pembinaan unit karantina tumbuhan. Kepada Sekretaris Jenderal Departemen Pertanian

Pada tahun 2001

Terbentuk Badan Karantina Pertanian, Organisasi Eselon I di Kementerian Pertanian melalui Keppres No. 58 Tahun 2001.

Pada tahun 2008, terjadi penggabungan antara karantina hewan dan karantina tumbuhan menjadi unit eselon I bernama Badan Karantina Pertanian. Fungsi karantina ikan berpindah dari Kementerian Pertanian ke Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Berdasarkan Permentan Nomor 22/Permentan/OT.140/4/2008, terbentuk Balai Besar Karantina Pertanian Makassar yang merupakan penggabungan antara Balai Karantina Pertanian Makassar dan Balai Karantina Hewan Makassar dengan kedudukan eselon II.b.  

Kepala Balai

Drh Mukhibin Arief, MSi

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Makassar Periode Tahun 2008 s/d 2010

Hermansyah, SH.MM;

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Makassar Periode Tahun 2010 s/d 2017

Drh. Syafril Daulay

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Pertanian Makassar Periode Tahun 2017 s/d 2018

Hasrul, SP.,MP.

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Pertanian Makassar Periode Tahun 2018 s/d 2019

APM Yusmanto, SP.,MH.

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Pertanian Makassar Periode Tahun 2019 s/d sekarang