Tulis & Tekan Enter
Logo
images

Jakarta, 11 Oktober 2021.
Kementerian Pertanian menyelenggarakan Acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Kementerian Publik Tahun 2021 di Hotel Fairmont Jakarta, Senin hari ini. Acara penganugerahan ini dihadiri oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo beserta seluruh jajaran pimpinan unit eselon 1, 2 dan 3 serta para kepala Unit Kerja (UK) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup kementerian pertanian.
Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Kementerian Pertanian 2021 ini merupakan ajang pemberian penghargaan kepada pimpinan, lembaga dan Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PPID) di lingkup Kementerian Pertanian yang telah mengimplementasikan keterbukaan informasi publik di unit kerjanya. Melalui komitmen, inovasi, serta kolaborasi dalam penderasan informasi publik. Kegiatan pemeringkatan keterbukaan informasi publik 2021 diikuti oleh 175 unit kerja dan unit pelaksana teknis di lingkup Kementerian Pertanian yang telah dimulai sejak Juli hingga September 2021.
Proses penilaian sendiri dilaksanakan secara ketat oleh para juri dari Komisi Informasi Pusat, Lembaga Swadaya Masyarakat, Akademisi dan Pengamat Keterbukaan Informasi Publik. Dengan komponen penilaian Pegisian Self Assesment Questionare (SAQ), Penilaian Website, Optimalisasi Penggunaan Portal PPID, Inovasi dalam Penyebaran Informasi Publik, dan Komitmen Pimpinan Unit Kerja (UK) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT).
Bersaing dengan beberapa UK / UPT di lingkup eselon 2, Karantina Pertanian Makassar berhasil meraih peringkat ke - 8 sebagai satu - satunya wakil dari Karantina Pertanian untuk Kategori Eselon 2 - Unit Kerja Menuju Informatif
Kepala Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir yang ditemui usai menerima penghargaan mengatakan sangat bangga akan prestasi yang telah dicapai oleh Karantina Pertanian Makassar. “Kedepannya Karantina Pertanian Makassar akan terus mengembangkan inovasi dalam hal keterbukaan informasi publik agar dapat terus memberikan informasi yang cepat dan akurat dalam hal mewujudkan masyarakat yang sejahtera khususnya masyarakat petani.”
 

Data Statistik

LINK TERKAIT